NAMA : ROINDAH S. SITANGGANG
NPM : 13210008
TUGAS : PENGEMBANGAN MASYARAKAT
DOSEN PENGASUH: Ibu Dra. L. Primawati Degodona
1.
MENYALURKAN SEMANGAT BERBAGI
Tanggung Jawab Sosial
Perusahaan PT. Unilever Indonesia Tbk. Unilever Indonesia membentuk Yayasan
Unilever Indonesia Peduli (UPF) pada tanggal 27 November 2000 sebagai langkah
penting dari perwujudan komitmen tanggung jawab sosial perusahaan untuk
berkembang bersama masyarakat dan lingkungan yang berkelanjutan.Kami berupaya untuk
memberikan kontribusi dalam pencapaian kualitas hidup yang lebih baik. Misi
kami adalah menggali dan memberdayakan potensi masyarakat, memberikan nilai
tambah bagi masyarakat, memadukan kekuatan para mitra dan menjadi katalisator
bagi pembentukan kemitraan. Dalam meningkatkan reputasi perusahaan, kami
menekankan pentingnya berkesinambungan dalam pelestarian lingkungan, kehidupan
sosial, maupun pertumbuhan usaha.Pencapaian kualitas hidup yang lebih baik
memiliki arti yang luas, oleh karenanya Yayasan memfokuskan kegiatannya ke
dalam empat program utama, yaitu:
·
Program
Pengembangan Usaha Kecil Menengah;
·
Program
Pelestarian Sumber Air;
·
Program
Daur Ulang dan
·
Program
Pendidikan Kesehatan Masyarakat.
Dalam
mengembangkan programnya, Yayasan berpegang pada 4 strategi utama yaitu:
·
Mengembangkan
program yang terkait usaha kami;
·
Merumuskan
model kegiatan atau program
percontohan yang dapat diterapkan di daerah lain;
2.
NILAI DAN PERILAKU: FOKUS KEPADA PELANGGAN, KONSUMEN DAN
MASYARAKAT
Perhatian utama kami adalah
memenangkan hati pelanggan (internal dan eksternal) dan upaya membahagiakan
konsumen dan masyarakat secara terus-menerus, dengan memahami dan
mengantisipasi kebutuhan mereka, serta menanggapinya secara mandiri.
- Secara proaktif mendengarkan kebutuhan konsumen dan masyarakat - menghasilkan tindakan yang berfokus pada peningkatan nilai.
- Menanggapi dengan serius setiap persoalan pelanggan, pembeli dan masyarakat
- Merencanakan secara efektif - memberikan waktu persiapan yang cukup untuk bekerja dengan baik.
- Memenuhi apa yang dijanjikan – tepat waktu.
- Peduli terhadap kondisi sosial masyarakat di sekitar kamiPerilaku ini diterapkan dalam - kegiatan perusahaan sehari-hari. Tahun 2003, kami memperkenalkan Program 3C (Consumer, Customer and Community) Connection kepada karyawan kami. Mereka didorong untuk secara proaktif mendengarkan keinginan pelanggan, konsumen dan masyarakat, guna mengumpulkan masukan bagi peningkatan kontribusi kami. Dalam menerapkan program UPF yang berkesinambungan, kami selalu aktif mencari masukan, usulan dan komentar para stakeholder, terutama dari masyarakat agar dapat menciptakan kontribusi perusahaan lebih efektif, efisien dan tepat sasaran. Pertemuan bulanan dengan tokoh masyarakat dilakukan secara rutin, sebagai pendekatan yang bottom-up.Berfokus pada kekuatan Unilever, kami yakin dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat sekitar khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya.
3.
MEMPERLUAS CAKRAWALA
Kami percaya
bahwa tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) tidak sebatas kontribusi sukarela,
tapi mencerminkan seluruh kegiatan perusahaan.Pandangan kami terhadap tanggung
jawab sosial perusahaan mencakup seluruh kegiatan bisnis perusahaan kami. Kami
yakin perusahaan yang bertanggung jawab harus memberikan kontribusi yang
bermakna bagi kesejahteraan masyarakat, perekonomian nasional, serta
dasar-dasar pendidikan sosial dan lingkungan.
Dengan tujuan untuk mencapai
sesuatu yang lebih dari sekedar perwujudan kedermawanan (philanthropy)
perusahaan, kami senantiasa berbagi teknologi dan keahilan, bahkan juga
kemitraan, dalam pelaksanaan kontribusi sukarela perusahaan. Namun, pada waktu
yang bersamaan, kami pun berusaha memperluas wawasan tentang potensi-potensi
sosial yang belum tersentuh.
Dengan dasar pemikiran ini, kami berupaya membawa angin
perubahan bagi mitra kami dalam rantai nilai – lingkup stakeholder kami yang
paling luas – untuk melihat sesuatu tidak hanya dari kacamata bisnis, tetapi
juga melalui kacamata sosial.Kami merumuskan tanggung jawab sosial perusahaan
sebagai dampak atau interaksi yang ada dengan masyarakat, ke dalam tiga bagian
yaitu:
4.
MERAIH YANG TERBAIK DENGAN NURANI (DAMPAK KEGIATAN
PERUSAHAAN)
Dampak
utama kegiatan perusahaan tercipta dari operasi perusahaan. Pendekatan kami dalam
mengelola tanggung jawab sosial didasari pemikiran bahwa tanggung jawab sosial
merupakan bagian dari kegiatan usaha, dan meliputi keinginan untuk selalu
belajar dari tindakan kami serta pengalaman pihak lain.Kami senantiasa
menyempurnakan kinerja kami, melalui penerapan petunjuk pelaksanaan kegiatan
usaha skala nasional dan internasional, termasuk standar Program Peringkat
Kinerja Lingkungan (PROPER) dan standar operasi internasional (ISO).
Kegiatan usaha kami lebih dari menciptakan lapangan pekerjaan, juga mengembangkan sumber daya manusia demi kepentingan perusahaan dan masyarakat.
Program
– Program Yang Dilakukan PT. UNILEVER INDONESIA
Agar sasaran yang ingin diraih dapat
direalisasikan dengan strategi yang telah ditetapkan, strategi perlu
ditindaklanjuti dengan pelaksanaan (action). Pelaksanaan tidak akan efektif bila tidak didahului dengan
perencanaan. Perencanaan yang baik minimal mengandung asas-asas untuk mencapai
tujuan, realistis dan wajar, efisien serta merupakan cerminan dari strategi dan
kebijakan perusahaan. Perencanaan yang masih dalam bentuk global hendaknya
dibuat dalam bentuk yang lebih detail, misalnya dalam bentuk program-program
kerja. Jika program kerja telah disiapkan berikut sumber daya yang dibutuhkan,
maka pelaksanaan kerja sudah dapat dimulai. Pengendalian atau pengawasan
dimaksudkan untuk lebih menjamin bahwa semua kegiatan yang diselenggarakan oleh
perusahaan hendaknya didasarkan pada rencana yang telah disepakati, sehingga
sasaran tidak menyimpang atau keluar dari batas-batas toleransi.
Program
yang dilakukan PT Unilever Indonesia Tbk adalah :
Ø Program
sosial masyarakat yang dilakukan brand-brand Unilever di antaranya:
o
Kampanye Cuci Tangan dengan Sabun (Lifebuoy)
o
Program Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut (Pepsodent)
o
Program Pelestarian Makanan Tradisional (Bango)
o
Program memerangi kelaparan dan membantu anak Indonesia yang
kekurangan gizi
(Blue Band)
(Blue Band)
Ø Dalam bidang
korporasi, di bawah payung Yayasan Unilever Indonesia, Unilever menjalankan
tanggung jawab sosial perusahaannya dalam bidang.
Program
pemberdayaan masyarakat/UKM (Program Pemberdayaan Petani Kedelai Hitam)
o
Program edukasi kesehatan masyarakat (Pola Hidup Bersih dan
Sehat / PHBS)
o
Program Lingkungan (Green and Clean)